April 3, 2025
Jerman, Prancis, dan Inggris Serukan Gencatan Senjata di Gaza: “Korban Sipil Terus Berjatuhan”
International

Jerman, Prancis, dan Inggris Serukan Gencatan Senjata di Gaza: “Korban Sipil Terus Berjatuhan”

Mar 22, 2025

Headnews.id – Tiga negara besar Eropa—Jerman, Prancis, dan Inggris—sepakat mendesak gencatan senjata segera diberlakukan kembali di Gaza. Seruan ini muncul setelah Israel kembali menggempur wilayah tersebut, memecah ketenangan relatif sejak gencatan senjata terakhir pada 19 Januari.

“Dimulainya kembali serangan Israel di Gaza menandai langkah mundur yang dramatis bagi rakyat Gaza,” demikian pernyataan bersama Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot, dan Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy, dikutip dari AFP, Jumat (21/3).

Mereka mengecam tingginya jumlah korban sipil akibat serangan tersebut dan menegaskan perlunya segera menghentikan konflik.

Ancaman Israel dan Posisi Tegas Eropa

Seruan gencatan senjata ini muncul di tengah pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang mengancam akan mencaplok sebagian Jalur Gaza jika Hamas tidak segera membebaskan sandera Israel.

Ketiga menteri luar negeri menegaskan pentingnya semua pihak kembali ke meja perundingan untuk memastikan gencatan senjata dapat berlangsung secara penuh dan permanen.

Mereka juga menekankan bahwa Hamas harus segera membebaskan puluhan sandera yang masih ditahan di Gaza, sembari menegaskan bahwa kelompok tersebut “tidak boleh lagi memerintah Gaza atau menjadi ancaman bagi Israel.”

Di sisi lain, mereka mendesak Israel untuk tetap menghormati hukum internasional dan memastikan bantuan kemanusiaan bisa mengalir tanpa hambatan ke wilayah tersebut.

Korban Sipil Terus Bertambah

Menurut laporan Kementerian Kesehatan di Gaza, sejak serangan terbaru Israel pada Selasa (18/3), sedikitnya 710 orang tewas dan 900 lainnya terluka. Tragisnya, sekitar 70 persen korban luka adalah anak-anak dan perempuan, dengan banyak di antara mereka berada dalam kondisi kritis.

Serangan Israel kali ini juga menyoroti perbedaan sikap global, di mana pemerintahan AS di bawah Donald Trump mendukung langkah militer Israel, berbeda dengan pendekatan yang sebelumnya diambil oleh pemerintahan Joe Biden.

Dengan eskalasi konflik yang terus berlanjut, dunia kini menunggu apakah tekanan internasional, termasuk dari Jerman, Prancis, dan Inggris, dapat mendorong gencatan senjata yang lebih berkelanjutan demi mengakhiri penderitaan warga sipil di Gaza.